Ribuan Masa Aksi Forum Petani Tembakau dan Buruh Pabrik Lokal Madura, Geruduk Kantor Pemkab Pamekasan

- Jurnalis

Selasa, 10 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lost.co.id ,Pamekasan – Ribuan para petani tembakau dan buruh pabrik rokok lokal yang tergabung dalam Forum Petani Tembakau dan Buruh Pabrik Lokal Madura (FPBM) gelar aksi demo k e Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan dengan membawa delapan tuntutan . Selasa (10/02/2026)

 

Para pendemo mendesak pemkab (Pemerintah Kabupaten ) Pamekasan untuk melakukan penertiban terhadap Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang selalu meresahkan dan tidak memiliki legal standing, serta meminta pemerintah lebih peduli terhadap para petani tembakau

 

Korlap FPBM, Kholili Paster mengatakan bahwa jika pemerintah tidak bisa memperjuangkan nasib petani dan tidak bisa menertibkan Lembaga yang tidak berpayung hukum maka jelas akan mengganggu ketertiban, sosial dan ekonomi masyarakat serta para pengusaha.

 

“Kami meminta pemerintah daerah melalui Kesbangpol untuk melakukan pendataan, verifikasi, dan penertiban terhadap organisasi atau lembaga. Perlu diketahui, untuk cukai rokok linting jangan lagi dibatasi karena kalau cukai SKT dibatasi makan akan semakin banyak para buruh rokok yang dirumahkan oleh para pengusaha rokok lokal dan perlu diingat bahwa penghasil pendapatan negara adalah dari industri tembakau”,tegasnya.

 

“Saya sangat tidak setuju kalau madura disebut sebagai penghasil rokok bodong, justru perusahaan rokok lokal terbanyak adalah di madura, maka saya kira tidak sportif jika bea dan cukai madura selalu menangkap rokok lokal, karena selama ini, bea cukai tidak pernah memberikan solusi dan perijinan penebusan cukai rokok sangatlah sulit, bukanlah sebuah penindakan hukum yang tanpa solusi selama ini”, pungkasnya.

 

“Kami juga mendesak pemerintah dan Bea Cukai segera memberikan jalan keluar atas tingginya tarif cukai hasil tembakau (CHT). Kenaikan tarif cukai semakin memberatkan pabrikan rokok skala kecil dan padat karya di Madura, bahkan berpotensi menyebabkan penutupan usaha,”terangnya.

 

“Alhamdulillah pada aksi kali ini kami bersama Pemerintah Kabupaten, Kapolres Pamekasan menyepakati untuk berdialog, duduk bersama dan menjembatani FPBM dengan Bea cukai madura”, imbuhnya.

 

Sementara Bupati Pamekasan, KH. Kholilurrahman, “iap dan sepakat mendampingi para buruh tani dan pengusaha rokok lokal untuk berdiskusi mencari solusi terbaik untuk masyarakat,”tutupnya. (Wag)

Berita Terkait

Babinsa Koramil 0826-08/Palengaan, Kopda Hairul Umam Perbaiki Jaring Pengaman Padi Milik Warganya.
Babinsa Koramil 0826-06/Pademawu, Serka Mudakkir Bersama Warga Bersihkan Musholla Al Faqih Desa Durbuk, Menjelang Puasa.
Apotek Garuda Medical Milik RKH. Muhammad Sirrullah Djauhari Resmi di Buka Bupati Pamekasan
Kodim 0826 Pamekasan Gelar Latihan Dalam Satuan Penanggulangan Bencana Alam Tahun 2025
Murid SMP 1 Pamekasan, Jezmico Raih Dua Medali Emas Pasi Bupati Cup Pamekasan 2025
Yayasan Ibnu Bachir Klampar Pamekasan, Contoh SPPG yang Sukses
Hj. Ansari Titip Pesan ke BPKH: Jaga Kepercayaan Umat dalam Kelola Dana Haji
Sambut HLN Ke-80, PLN UP3 Madura Salurkan Air Bersih Gratis Untuk Derah Kekeringan di Pamekasan

Berita Terkait

Jumat, 20 Februari 2026 - 16:06 WIB

Babinsa Koramil 0826-08/Palengaan, Kopda Hairul Umam Perbaiki Jaring Pengaman Padi Milik Warganya.

Jumat, 20 Februari 2026 - 16:02 WIB

Babinsa Koramil 0826-06/Pademawu, Serka Mudakkir Bersama Warga Bersihkan Musholla Al Faqih Desa Durbuk, Menjelang Puasa.

Selasa, 10 Februari 2026 - 11:18 WIB

Ribuan Masa Aksi Forum Petani Tembakau dan Buruh Pabrik Lokal Madura, Geruduk Kantor Pemkab Pamekasan

Sabtu, 7 Februari 2026 - 13:43 WIB

Apotek Garuda Medical Milik RKH. Muhammad Sirrullah Djauhari Resmi di Buka Bupati Pamekasan

Senin, 24 November 2025 - 07:33 WIB

Kodim 0826 Pamekasan Gelar Latihan Dalam Satuan Penanggulangan Bencana Alam Tahun 2025

Berita Terbaru